Antara Impi dan Mimpi


Semalam, dalam suatu percakapan tertulis, saya memunculkan kata impi(an) dan mimpi secara bersamaan, tanpa sadar apa perbedaan  antara keduanya. As usual, setelah percakapan selesai, saya selalu membaca ulang riwayat percakapan. Saat itulah saya menemukan kejanggalan dari dua kata tersebut. Hipotesis pertama saya, dua kata tersebut adalah kata yang sama, tetapi salah satunya pasti tidak baku.

Pagi ini, di kantor, saya membuka KBBI. Ternyata KBBI menjadikan impi dan mimpi sebagai dua lema yang berbeda makna (walaupun agak mirip). Nomina impi, yang derivasi verbanya adalah mengimpikan, mempunyai arti mengidamkan atau mengharapkan dengan sangat. Adapun nomina mimpi, mengimpikan, bermakna mencita-citakan sesuatu yang susah (bahkan mustahil) untuk digapai. Yap, perbedaannya adalah perwujudan nyatanya. Mimpi lebih bersifat angan-angan atau khayalan (seperti mimpi mempunyai sayap dan bisa terbang), sedangkan impi adalah keinginan yang masih wajar untuk diraih.

Jadi, kalau konteksnya adalah Aku dan Kamu, maka kata yang tepat untuk melengkapinya adalah mengimpikan, bukan memimpikan.😀

Dekstop, 8 Februari 2013

Sekadar tulisan ringkas pengingat pelajaran bahasa dan pengingat impian

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s