Merdeka!


Aku bilang cinta
Aku bilang merdeka
Namun ketika mereka bertanya
aku tak tahu arti keduanya

Aku berani mati untuk agama dan negara
Dusta!
Hakikatnya aku hanya seonggok manusia
yang cuma pandai beretorika

Alih-alih berani binasa
berdiri tegap dalam kebenaran aku tak bisa
Aku takut cibiran manusia
Aku takut tak dapat bagian harta dunia

Juangku hanya demi puja
Perjuangan yang didasari adu domba
ataupun propaganda media
tanpa tahu apa yang sebenarnya kubela

Dengan sadar kujual prinsip agama
dan kugadaikan moral bangsa
Andai sekarang tahun 45
aku tak ubahnya antek Belanda

Kutuhankan suara manusia
Kujadikan diriku hamba dunia
Kulalaikan diriku dari ilmu agama
Masih pantaskah mulutku berucap MERDEKA?!

Pekalongan, 18 Agustus 2012

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s