Kata “Pakai” Tetap Penting


"Jangan mau dibohongi pakai Al Maidah 51," ucap Ahok di hadapan warga Kepulauan Seribu. Perkataan Ahok tersebut tak ayal menjadi viral di Internet. Bola panas pun bergulir. Apalagi kata "pakai" dalam kalimat tersebut sempat hilang di suatu transkrip yang disebarkan. Sebagian (besar) umat Islam merasa ucapan tersebut sebagai bentuk penistaan agama. Ahok telah menuduh Al… Continue reading Kata “Pakai” Tetap Penting

Prove Me Wrong, Sir!


Hari ini, 20 Oktober 2014, bangsa kita melantik presiden baru. Rakyat gegap gempita mengadakan pesta. Selama beberapa masa pergantian kepemimpinan negara yang pernah saya alami, pelantikan inilah yang paling meriah. Bukan sekadar dari sisi pesta rakyat yang diadakan, tetapi juga dari pro dan kontra yang dihadirkan sejak masa pemilihan. Bahkan di detik-detik pelantikan pun masih… Continue reading Prove Me Wrong, Sir!

Jerat-Jerat Jaring-Jaring Sosial


Kita hidup di masa ketika arus informasi mengucur deras tanpa kendali, bahkan kita tenggelam dan terhanyut di dalamnya. Untuk mengetahui kabar kawan lama di negeri sana, kita tak perlu repot-repot bertanya, apalagi menemuinya. Kabarnya secara eksklusif nampang di gadget-gadget kita. Bukan cuma kabar baik, kabar putus cintanya pun kita bisa mengetahuinya. Kita tak perlu berlangganan surat kabar untuk… Continue reading Jerat-Jerat Jaring-Jaring Sosial

Antara Impi dan Mimpi


Semalam, dalam suatu percakapan tertulis, saya memunculkan kata impi(an) dan mimpi secara bersamaan, tanpa sadar apa perbedaan  antara keduanya. As usual, setelah percakapan selesai, saya selalu membaca ulang riwayat percakapan. Saat itulah saya menemukan kejanggalan dari dua kata tersebut. Hipotesis pertama saya, dua kata tersebut adalah kata yang sama, tetapi salah satunya pasti tidak baku.… Continue reading Antara Impi dan Mimpi